Ada tujuh golongan manusia yang akan dinaungi oleh Allah dalam naungan (Arsy-Nya) pada hari yang tidak ada naungan (sama sekali) kecuali naungan-Nya: Seorang lelaki yang bersedekah seraya dia sembunyikan sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya…

Jamaah yang dirahmati Allah SWT, hadits diatas bukanlah melarang seseorang untuk sedekah terang-terangan, bersedekah terang-terangan ataupun sembunyi-sembunyi, keduanya adalah hal yg mulia, selama tidak ada niat untuk riya didalamnya, bahkan bersedekah secara terang-terangan apabila dengan niat agar orang lain di sekitarnya mengikuti langkahnya untuk menuju ridha Allah, insya Allah pahala yang di dapat akan lebih besar, ketika orang lain mulai mengikuti. Bagi orang-orang yang benar-benar memurnikan niatnya karena Allah, sejatinya tidak berbeda, sedekah sembunyi ataupun terang-terangan. Orang-orang yang hanya ingin berharap balasan dari Allah, ada dan tidaknya oranglain, tidak ada bedanya, karena urusan ibadah dia kepada Allah bukanlah urusan manusia, hanya dia dan Allah, dan hanya ridha Allah yang ia tuju.

”Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang Telah beriman: “Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezeki yang kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada bari itu tidak ada jual beli dan persahabatan.” (Ibrahim: 31)

Dalam hadits ini, Rasulullah SAW menerangkan, bahwa sedekah secara sembunyi-sembunyi adalah hal yang lebih baik, karena disanalah kita akan menjaga keikhlasan hati kita, tidak ada riya dan tidak ada sum’ah, Antara hikmah menyembunyikan sedekah ialah untuk menjaga niat agar ikhlas hanya kerana Allah, semua murni karena Allah SWT.“Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya, dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (al-Baqarah: 271)

Termasuk hikmah dari sedekah sembunyi-sembunyi adalah dapat memadamkan kemurkaan Allah SWT, Rasulullah SAW bersabda: “Sedekah dengan sembunyi sembunyi memadamkan kemurkaan Allah” (HR Thabrani).

Dan di antara hikmah menyembunyikan sedekah kepada fakir miskin adalah untuk menutupi aib saudara kita yang miskin tersebut. Sehingga tidak tampak di kalangan manusia serta tidak diketahui kekurangan dirinya. Tidak diketahui bahwa tangannya berada di bawah dan bahwa dia orang yang tidak punya. Hal ini merupakan nilai tambah tersendiri dalam berbuat ihsan kepada fakir-miskin. Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memuji sedekah sirriyyah, memuji pelakunya dan memberitahukan bahwa dia termasuk tujuh golongan yang dinaungi Allah Subhanahu wa Ta’ala nanti pada hari kiamat.

“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (Q.S. Saba:39)