Nabi Nuh tidak pernah mengetahui akan ada banjir besar ketika Allah SWT memerintahkan kepadanya untuk membuat bahtera, sehingga beliau dianggap gila oleh masyarakatnya.

Nabi Ibrahim belum mengetahui akan tersedia domba ketika pisau nyaris memenggal buah hatinya.

Nabi Musa belum mengetahui kalau lautan akan terbelah sebegitu tingginya ketika beliau diperintahkan untuk memukulkan tongkatnya.

Nabi Muhammad belum tahu kalau madinah akan menjadi pusat tersebarnya Islam dan menjadi kota besar ketika beliau diminta utuk berhijrah.

Mereka hanya mengetahui bahwa merreka harus taat pada perintah Allah SWT, apapun yang terjadi dan bagaimanapun keadaan mereka, sesulit dan seberat apapun.

Kawan, terkadang apa yang kita inginkan belum tentu kita dapatkan, apa yang kita harapkan dari kesenangan, kehidupan yang baik, kebahagiaan, belum tentu kita raih, tapi satu hal yang tidak boleh hilang dari diri kita adalah, bahwa kita harus memberikan segala harap dan asa kita hanya kepad Allah dan selalu yakin bahwa Allah bersama para malaikatNya akan memberikan kita jalan yang terbaik, hingga jalan yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya, bahkan kemudian kita akan sampai pada sesuatu yang jauh lebih indah dari apa yang kita inginkan.

وَفِي الْأَرْضِ آَيَاتٌ لِلْمُوقِنِينَ وَفِي أَنْفُسِكُمْ أَفَلَا تُبْصِرُونَ وَفِي السَّمَاءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ فَوَرَبِّ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ إِنَّهُ لَحَقٌّ مِثْلَ مَا أَنَّكُمْ تَنْطِقُونَ

Dan di bumi ada banyak sekali tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang yakin (akan kebesaranNya), dan begitu juga (tanda-tanda itu) ada dalam diri kalian, apakah kalian tidak memperhatikan? dan di langit ada rezeki untuk kalian yang sudah dijanjikan (disiapkan),maka, demi Tuhan langit dan bumi (demi Allah) bahwa sungguh sesuatu itu pasti terjadi, seperti apa yang kamu katakan (addzariyat:20-23)

Teruslah berharap, teruslah meminta, dan teruslah kita menjalankan segala aktivitas kita bersama Allah sebagai harapan dan landasan kita, dan kemudian yakinkanlah, bahwa seberat apapun dan sesulit apapun yang diperintahkan Allah, semata-mata untuk kehidupan kita yang lebih baik.

Saya berharap, kita semua menjadi manusia yang tidak pernah berputus asa, dan tidak pernah berharap kepada selain Allah.

Jatinangor, 07 juni 2012, sambil ngebubur ayam.